MATEMATIKA ITU MENYENANGKAN

SELAMAT DATANG DI BLOG SUNDARSIH KYZANIF "MATEMATIKA ITU MENYENANGKAN"
Tampilkan postingan dengan label Beranda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beranda. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Februari 2017

BARISAN DAN DERET ARITMETIKA



BARISAN DAN DERET ARITMETIKA
1.     BARISAN BILANGAN

Barisan bilangan adalah urutan/susunan bilangan-bilangan yang disusun menurut aturan tertentu.
Contoh barisan bilangan :

1.      3, 7, 11, 15, 19, …….
Aturan barisan bilangan diatas adalah “ ditambah 4”
2.      2, 6, 18, 54, 162, …..
Aturan barisan bilangan diatas adalah : “dikali 3”
3.      96, 48, 24, 12, 6, ……
Aturan barisan bilangan diatas adalah : “dibagi 2”
4.      3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, ….
Aturan barisan bilangan diatas adalah “ Suku selanjutnya diperoleh dari jumlah dua suku sebelumnya, dengan syarat dua suku pertama diketahui”. Barisan bilangan yang mempunyai aturan demikian disebut barisan bilangan Fibonacci

2.      BARISAN ARITMETIKA

Barisan Aritmetika adalah barisan bilangan yang mempunyai nilai beda yang tetap, dimana beda adalah Un – Un-1
Contoh barisan aritmetika :

1.      5, 8, 11, 14, 17, …..
U1 = 5, U2 = 8, U3 = 11, U4 = 14, U5 = 17
U2 – U1  = U3 – U2 = U4 – U3 = U5  - U4 = 3
Sehingga barisan bilangan diatas merupakan barisan aritmetika karena bedanya  tetap yaitu 3
2.      28, 22, 16, 10, 4, …..
U1 = 28, U2 = 22, U3 = 16, U4 = 10, U5 = 4
U2 – U1  = U3 – U2 = U4 – U3 = U5  - U4 = -6
Sehingga barisan bilangan diatas merupakan barisan aritmetika karena bedanya tetap yaitu -6

RUMUS UMUM SUKU KE-n DARI BARISAN ARITMETIKA

Didalam barisan aritmetika U1, U2, U3, U4, U5, ….. dengan nilai beda b maka :
U2 = U1 + b = U1 + (2 - 1)b
U3 = U1 + 2b = U1 + (3 - 1)b
U4 = U1 + 3b = U1 + (4 – 1)b , dan seterusnya, sehingga dari keterangan diatas kita bisa mengambil kesimpulan jika Un = U1 + (n – 1)b
Contoh :

Selasa, 31 Januari 2017

VIDEO IMPLEMENTASI KELAS DIGITAL DI SMP 1 MAGETAN

Berikut ini merupakan video implementasi kelas digital yang dilaksanakan di SMP 1 Magetan.


VIDEO FUNNY MATH PROBLEMS

Video berikut tentang Funny Math Problems. Silakan menyimak dan menikmati videonya







Minggu, 29 Januari 2017

Sabtu, 28 Januari 2017

Jumat, 20 Januari 2017

VIDEO PEMBELAJARAN SPLDV

Silakan melihat video pembelajaran tentang Sistem Persamaan Linear dua Variabel berikut ini!

https://www.youtube.com/watch?v=VLVF6qIEI-8

MATERI SPLDV DAN VIDEO SPLDV



SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL

            Didalam sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) terdapat pengganti dari variabel/peubah sehingga kedua persamaan menjadi kalimat yang benar. Pengganti-pengganti variabel yang demikian disebut penyelesaian atau akar dari sistem persamaan linear dua variabel.
            Pengganti-pengganti dari variabel yang mengakibatkan salah satu atau kedua persamaan menjadi kalimat yang tidak benar disebut bukan penyelesaian sistem persamaan atau bukan akar dari sistem persamaan tersebut.
            Ada tiga cara menyelesaikan atau menentukan akar dari sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV), yaitu :
1.    Dengan metode Grafik
2.    Dengan metode substitusi
3.    Dengan metode eliminasi

1. METODE GRAFIK

Grafik dari persamaan linear dua variabel adalah berupa garis lurus. Sebuah garis lurus bisa ditentukan dengan cara menentukan minimal 2 buah titik yang memenuhi persamaan garis lurusnya.  Sehingga untuk menentukan penyelesaian atau akar dari SPLDV dengan menggunakan metode grafik artinya menentukan titik potong dari kedua garis tersebut.